Dengan menghapus akun, Anda tidak akan memperoleh kembali akses ke akun Anda tersebut.
Cyberthreat.id – WhatsApp, penyedia layanan pesan instan milik Facebook Inc, meminta penggunanya untuk menyetujui ketentuan dan kebijakan privasi terbarunya, salah satunya berbagi data pengguna ke grup induk perusahaan.
Dengan menyetujuinya, Anda akan dapat menggunakannya . Namun, bagaimana jika tidak setuju? WhatsApp sendiri tidak menawarkan tombol "tidak setuju" bagi pengguna yang tidak ingin datanya dibagikan.
Hanya, dalam sembulan yang diberikan WhatsApp kepada pengguna, ada informasi yang menyebutkan, “jika tidak ingin menyetujui ketentuan dan kebijakan privasi terbarunya, maka pengguna dapat menghapus akun”.
Dengan menghapus akun, Anda tidak akan memperoleh kembali akses ke akun Anda tersebut. Selain itu, WhatsApp mengklaim akan menghapus data pribadi yang mereka kumpulkan.
WhatsApp juga mengatakan semua informasi pribadi pengguna yang dibagikan kepada anak-anak usaha Facebook lain juga turut dihapus.
Bagaimana cara menghapus akun? Yu, simak caranya seperti dikutip dari laman Pusat Bantuan WhatsApp, diakses Minggu (10 Januari 2021):
Demokratisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence; AI), pada dasarnya, adalah memperluas aksesibilitas teknologi AI ke basis pengguna yang lebih luas.
Di tengah latar belakang ini, ada aspek penting yang secara halus terjalin dalam narasinya, yaitu penanganan identitas non-manusia.
"Karena kita hidup di era digital, jangan hanya menjadi konsumen, tetapi bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih produktif," tambah Nezar.