Kepastian itu diperoleh dari pembaruan oleh perusahaan di laman G Suite Status Dashboard yang memperlihatkan indikator status layanan
Cyberthreat.id - Sejumlah layanan Google sempat mengalami gangguan sejak Kamis siang (20 Agustus 2020) dan berdampak pada sejumlah layanannya seperti Gmail, Drive, Youtube, hingga video konferensi Meet. Namun, pada Kamis malam, Google memastikan layanannya telah kembali pulih.
Kepastian itu diperoleh dari pembaruan oleh perusahaan di laman G Suite Status Dashboard yang memperlihatkan indikator status layanan. Beberapa layanan yang sebelumnya bertanda kuning atau oranye sebagai pertanda sedang ada gangguan, kini semuanya kembali menghijau.
Sebelumnya, keluhan yangg muncul seperti pengguna tidak dapat mengirim file berisi gambar atau video, tidak bisa mengunggah video ke Youtube, atau gagal menyimpan file di Google Drive.
Setelah semua indikator layanan Google berwarna hijau, Cyberthreat.id mencoba mengirimkan email dengan melampirkan gambar. Benar saja, file bisa terkirim seperti biasa, pertanda layanan kembali normal.
"Masalah di layanan Google sudah diselesaikan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, dan terima kasih atas kesabaran dan dukungan Anda," tulis Google tanpa menyebut penyebab gangguan itu.'[]
Demokratisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence; AI), pada dasarnya, adalah memperluas aksesibilitas teknologi AI ke basis pengguna yang lebih luas.
Di tengah latar belakang ini, ada aspek penting yang secara halus terjalin dalam narasinya, yaitu penanganan identitas non-manusia.
"Karena kita hidup di era digital, jangan hanya menjadi konsumen, tetapi bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih produktif," tambah Nezar.