Menurut perusahaan analitik blockchain Elliptic, sekitar 4,5% dari semua penambangan bitcoin terjadi di Iran
Cyberthreat.id - Polisi Iran telah menyita 7.000 komputer penambang di sebuah peternakan cryptocurrency ilegal. Ini adalah tangkapan terbesar hingga saat ini terhadap aktvitas pertambangan yang menggunakan mesin boros energi yang telah memperburuk pemadaman listrik di Iran.
Pada akhir Mei, Iran melarang penambangan cryptocurrency seperti Bitcoin selama hampir empat bulan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi insiden pemadaman listrik yang dipersalahkan oleh para pejabat atas lonjakan permintaan listrik selama musim panas yang sangat panas dan kering.
Kepala polisi Teheran Jenderal Hossein Rahimi mengatakan 7.000 komputer penambang disita di sebuah pabrik yang ditinggalkan di barat ibukota, kantor berita negara IRNA melaporkan seperti dikutip Reuters, Selasa (22 Juni 2021).
Bitcoin dan cryptocurrency lainnya dibuat melalui proses yang dikenal sebagai penambangan, di mana komputer yang kuat bersaing satu sama lain untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks. Prosesnya seringkali mengandalkan listrik yang dihasilkan oleh bahan bakar fosil, yang melimpah di Iran.
Menurut perusahaan analitik blockchain Elliptic, sekitar 4,5% dari semua penambangan bitcoin terjadi di Iran, memberikannya pendapatan ratusan juta dolar dari cryptocurrency yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak sanksi AS.
Ekonomi Iran telah terpukul keras sejak 2018, ketika Presiden Donald Trump saat itu keluar dari kesepakatan nuklir Teheran 2015 dan menerapkan kembali sanksi terhadap Republik Islam itu.
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden dan kekuatan global lainnya sedang mengejar pembicaraan dengan Iran untuk menghidupkan kembali kesepakatan itu.
Iran telah menerima penambangan kripto dalam beberapa tahun terakhir, menawarkan daya murah dan mengharuskan penambang untuk menjual bitcoin mereka ke bank sentral. Teheran mengizinkan cryptocurrency yang ditambang di Iran untuk digunakan membayar barang impor resmi.
Prospek listrik murah yang disubsidi negara telah menarik para penambang, terutama dari China, ke Iran. Listrik yang mereka gunakan membutuhkan setara sekitar 10 juta barel minyak mentah per tahun, atau 4% dari total ekspor minyak Iran pada tahun 2020, menurut Elliptic. []
Demokratisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence; AI), pada dasarnya, adalah memperluas aksesibilitas teknologi AI ke basis pengguna yang lebih luas.
Di tengah latar belakang ini, ada aspek penting yang secara halus terjalin dalam narasinya, yaitu penanganan identitas non-manusia.
"Karena kita hidup di era digital, jangan hanya menjadi konsumen, tetapi bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih produktif," tambah Nezar.