Jika Anda masuk (login) ke sebuah aplikasi via akun Facebook, misalnya, artinya Anda baru saja mengizinkan aplikasi untuk bisa “mengakses” akun Facebook Anda.
Cyberthreat.id – Jika Anda masuk (login) ke sebuah aplikasi via akun Facebook, misalnya, artinya Anda baru saja mengizinkan aplikasi untuk bisa “mengakses” akun Facebook Anda.
Apa saja yang diakses aplikasi? Facebook mengatakan, pihaknya memang memberi izin aplikasi pihak ketiga untuk mengakses informasi pengguna Facebook.
Informasi tersebut termasuk nama pengguna, ID pengguna (nomor akun), foto profil, jaringan yang terhubung dengan perangkat, dan semua informasi lain yang dijadikan publik oleh pengguna.
Untuk apa informasi tersebut? Facebook menjelaskan setidaknya ada empat hal yang dilakukan aplikasi pihak ketiga, antara lain (1) mempermudah pengguna membuat akun sehingga bisa langsung menggunakan aplikasi, (2) membantu pengguna menemukan teman yang juga menggunakan aplikasi atau game itu. Lalu, (3) ,embuat aplikasi lebih menarik atau relevan bagi pengguna dan (4) mempermudah pengguna berbagi banyak hal dengan pengguna di Facebook.
Untuk itu, jika Anda tidak menginginkan aplikasi pihak ketiga itu mengakses informasi Anda, Anda perlu memeriksanya atau menghapusnya sekalian karena itu bisa dilakukan.
Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan, seperti yang disarankan Facebook di situs webnya, diakses Kamis (21 Oktober 2020).
CARA MENONAKTIFKAN AKSES
Melalui komputer
Untuk menonaktifkan atau tidak ingin lagi membiarkan akun Facebook Anda untuk digunakan sebagai cara masuk ke aplikasi pihak ketiga, Anda dapat lakukan ini melalui komputer desktop:
Melalui aplikasi seluler
Catatan: Menonaktifkan integrasi Facebook dengan aplikasi, game, dan situs web akan menghapus aplikasi atau game yang Anda akses menggunakan Facebook.
CEK DAN HAPUS APLIKASI PIHAK KETIGA
Untuk memeriksa atau menghapus beberapa aplikasi pihak ketiga apa saja yang terhubung dengan akun Facebook Anda, berikut langkahnya
Melalui komputer:
Melalui aplikasi seluler:
Redaktur: Andi Nugroho
Demokratisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence; AI), pada dasarnya, adalah memperluas aksesibilitas teknologi AI ke basis pengguna yang lebih luas.
Di tengah latar belakang ini, ada aspek penting yang secara halus terjalin dalam narasinya, yaitu penanganan identitas non-manusia.
"Karena kita hidup di era digital, jangan hanya menjadi konsumen, tetapi bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih produktif," tambah Nezar.