Anda dapat memeriksa aplikasi mana yang sedang mengakses lokasi ponsel, dan menonaktifkan pelacakan lokasi.
Cyberthreat.id – Beberapa aplikasi yang diinstal di ponsel cerdas membutuhkan banyak izin dan akses agar berfungsi dengan baik.
Misalnya, aplikasi cuaca anda harus memiliki akses lokasi atau aplikasi panggilan memiliki akses mikrofon atau aplikasi kamera memiliki penyimpanan dan akses kamera.
Namun, hal-hal tidak sesederhana kelihatannya. Ada kalanya aplikasi meminta izin yang tidak diperlukan, terutama akses lokasi. Misalnya, aplikasi Panggilan mungkin tidak perlu mengakses lokasi anda agar berfungsi dengan baik, bahkan, hal yang sama berlaku untuk aplikasi lain juga.
Contohnya, anda sering tidak ingat aplikasi mana yang saat ini mengakses lokasi anda atau aplikasi yang memungkinkan untuk mengakses lokasi anda. Juga, jika anda menemukan sesuatu yang mencurigakan, anda mungkin ingin segera menghapus akses karena masalah privasi.
Jika anda ingin memeriksa aplikasi mana yang sedang mengakses lokasi ponsel anda, ikuti langkah-langkah berikut ini.
Dikutip dari Gagdets Now, berikut langkah-langkah yang harus anda lakukan untuk memeriksa aplikasi yang mengakses lokasi;
Pertama, di ponsel Android, buka “Setting”.
Kemudian, gulir ke bawah dan ketuk opsi “Location”.
Selanjutnya, tekan opsi “App location permissions”.
Di sini anda dapat melihat semua aplikasi yang memiliki izin lokasi. Anda dapat mengetuk salah satu aplikasi dan menonaktifkan akses jika mau.
Alternatifnya, anda juga dapat mematikan akses lokasi yang akurat. Untuk melakukannya, ikuti langkah di bawah ini;
Buka “Setting” di ponsel anda, dan gulir ke bawah dan ketuk opsi “Location”
Selanjutnya, ketuk “App location permissions”.
Dari daftar aplikasi, ketuk aplikasi yang ingin anda ubah. Di sini, Anda dapat sepenuhnya menonaktifkan akses lokasi atau cukup mematikan sakelar” Use Precise Location”. Ini akan mencegah aplikasi mengakses lokasi yang tepat.
Demokratisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence; AI), pada dasarnya, adalah memperluas aksesibilitas teknologi AI ke basis pengguna yang lebih luas.
Di tengah latar belakang ini, ada aspek penting yang secara halus terjalin dalam narasinya, yaitu penanganan identitas non-manusia.
"Karena kita hidup di era digital, jangan hanya menjadi konsumen, tetapi bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih produktif," tambah Nezar.